Jum. Apr 3rd, 2026

Jlegur! AS Siapkan Serangan Darat ke Iran, Korupsinikus: Lupa Vietnam dan Afghanistan?

Esai Satire: Harri Safiar

Sejarah sudah memberi pelajaran, tapi entah kenapa selalu gagal masuk ujian.

 

ALGIVON.ID  — Di sebuah pagi yang tidak pernah benar-benar tenang, dunia kembali dikejutkan oleh bunyi yang tidak asing: jlegur!

Bunyi itu bukan sekadar ledakan. Ia adalah gema dari sejarah yang tampaknya hobi diulang—bukan karena lupa, tapi mungkin karena terlalu percaya diri untuk merasa kebal terhadap akibat.

Amerika Serikat kembali mempertimbangkan langkah paling klasik sekaligus paling berisiko: serangan darat ke Iran.

Korupsinikus, yang sedang menyeruput kopi pahit tanpa gula, hanya menggeleng pelan.

Ini bukan soal berani atau tidak,” katanya. “Ini soal ingatan.

Dua Perang, Dua Luka Panjang

Perang Vietnam berlangsung hingga 1975. Amerika Serikat terlibat besar sejak 1960-an—dan akhirnya mundur tanpa kemenangan yang jelas.

Lalu Afghanistan. Dimulai tahun 2001, berakhir 2021. Dua puluh tahun perang, dan hasilnya: kekuasaan kembali ke tangan yang dulu hendak digulingkan.

Korupsinikus tersenyum tipis.

“Pelajaran itu sudah diberikan,” katanya,
“tapi entah kenapa tidak pernah masuk ujian.”

Sejarah yang Tidak Pernah Pergi

Vietnam belum selesai. Ia hanya berhenti ditembak.
Afghanistan belum usai. Ia hanya ditinggal.

Dua perang itu bukan catatan kaki. Mereka adalah peringatan keras: bahwa perang tidak selalu tunduk pada rencana.

Iran: Bukan Halaman Kosong

Iran bukan Vietnam.
Iran juga bukan Afghanistan.

Masuk ke sana lewat darat bukan sekadar strategi. Itu bisa menjadi awal dari cerita panjang yang sulit dihentikan.

Korupsinikus berujar pelan:

“Perang itu mudah dimulai. Yang sulit itu… mengakhirinya.”

Camkan! 

Jika langkah darat itu benar terjadi, maka bunyi “jlegur” hari ini bukanlah yang terakhir.

Korupsinikus menatap jauh, lalu berbisik:

Yang aneh bukan perang yang terus terjadi…
yang aneh adalah keyakinan bahwa hasilnya akan berbeda, camkan ini… (Selesai)

BACA JUGA: Perangi Iran Masih, Trump Malah Menarget Kuba, Korupsinikus: Dijongklokin …

 

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *