Jum. Sep 4th, 2026

Pasanggiri Agung Kawih Sinom Besutan BNN Jabar Menggelar “Narkoba Musuh Bangsa”

ALGIVON.IDUpaya melawan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan seni dan budaya terus dikembangkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat. Salah satunya, menggelar Pasanggiri Agung Kawih Sinom dengan tajuk “Narkoba Musuh Bangsa”, karya Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si.

Kegiatan ini digelar secara daring dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya pelajar dan generasi muda Jawa Barat, pendaftaran dan pengiriman karya berlangsung pada 10–31 Agustus 2026 lalu.

Tercatat ada 182 peserta ambil bagian dalam ajang yang memadukan seni tradisional Sunda dengan kampanye pencegahan narkoba tersebut.

Para peserta kemudian mengikuti proses seleksi untuk menentukan peserta terbaik yang akan tampil pada babak final.

Rencananya, grand final Pasanggiri Agung Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” akan digelar pada 14 September 2026 di Gedung Yayasan Kebudayaan Bandung (YKB), kawasan Braga, Kota Bandung.

Ajang tersebut memperebutkan Piala Gubernur Jawa Barat, sekaligus menjadi ruang bagi para pelajar, pemuda, dan masyarakat untuk menyampaikan pesan antinarkoba melalui seni dan budaya.

Pendekatan Kreatif

Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan, kegiatan ini tidak sekadar menjadi perlombaan vokal, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dengan pendekatan yang lebih kreatif.

Melalui kawih sinom, pesan moral tentang bahaya narkoba disampaikan dalam bentuk seni yang dekat dengan kehidupan masyarakat Jawa Barat. Pesan tersebut diharapkan lebih mudah diterima, terutama oleh generasi muda.

“Pasanggiri Agung Narkoba Musuh Bangsa ini merupakan salah satu upaya mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama melawan narkoba melalui seni dan budaya,” ujar Sulistyo, Jumat, (4/9/2026), di Bandung.

Menurut Sulistyo, tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa seni dapat menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan pencegahan narkoba.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kepala BNN RI dan Gubernur Jawa Barat.

BNN Provinsi Jawa Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta serta dewan juri yang telah menjalankan proses seleksi secara objektif.

Dari proses seleksi tersebut nantinya akan dipilih peserta terbaik dari kategori umum dan pelajar untuk tampil di babak final.

Akan Didaftarkan ke HAKI

Menariknya, karya Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” juga tengah diproses untuk memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Karya tersebut direncanakan menjadi bagian dari program Desa Bersinar serta diintegrasikan dengan materi Inovasi Keluarga Antinarkoba (IKAN).

Materi tersebut selanjutnya diharapkan dapat diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dikembangkan sebagai salah satu muatan lokal dalam upaya memperkuat edukasi antinarkoba berbasis budaya.

Sulistyo menilai pendekatan budaya menjadi salah satu cara penting untuk membangun benteng perlindungan bagi generasi muda dari ancaman narkoba.

Melalui kegiatan ini, pelajar, pemuda, dan masyarakat Jawa Barat diajak mengisi ruang kreativitas dengan kegiatan positif yang tetap berakar pada budaya lokal.

Pesan yang ingin dibangun pun sederhana namun kuat: generasi muda harus memiliki ruang untuk berekspresi secara sehat, produktif, dan kreatif sehingga tidak memberikan celah bagi narkoba untuk merusak masa depan mereka.

Pasanggiri Agung Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” akhirnya bukan hanya menjadi sebuah perlombaan seni, tetapi juga menjadi gerakan budaya untuk menyuarakan perang terhadap narkoba.

Dengan menggandeng seni tradisional Sunda, BNN Provinsi Jawa Barat menunjukkan bahwa upaya menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba dapat dilakukan dengan cara yang kreatif, humanis, sekaligus berakar kuat pada kearifan lokal Jawa Barat. (HS & RD/Rls).

BACA JUGA: Wow Mendunia! NO NA, ‘Island Girls’ dari Indonesia, Korupsinikus: Ini Karunia, Jangan Sampai Cuma Jadi Konten!

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *