ALGIVON.ID Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Jurnalis Bela Negara (JBN) menggelar Turnamen Mini Tenis Jurnalis Bela Negara Cup 2026, yang diikuti insan jurnalis dan mitra se-Bandung Raya.
Turnamen ini mempertandingkan tiga kategori, yakni tunggal putra dengan delapan peserta, ganda putra empat pasangan, dan ganda putri 16 pasangan.
Pertandingan tunggal putra dan ganda putra lebih dahulu digelar pada Senin, 26 Oktober 2026, di Lapangan Tenis Indoor Kodiklatad, Jalan Aceh No. 50, Bandung, serta Rabu, 28 Oktober 2026, di Lapangan Tenis Indoor Pussenif, Jalan Yudhawastu Pramuka I No. IV, Bandung.
Sementara itu, pertandingan kategori ganda putri sekaligus menjadi puncak kegiatan, berlangsung Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 07.00–17.00 WIB, di Lapangan Tenis Kampus I UIN Sunan Gunung Djati, Jalan A.H. Nasution No. 105, Cipadung, Cibiru, Kota Bandung.
Panitia menerapkan sistem pertandingan berbeda untuk setiap kategori. Tunggal putra dibagi dalam Grup A dan B dengan sistem round robin. Juara masing-masing grup bertanding di final untuk memperebutkan posisi pertama dan kedua, sedangkan runner-up memperebutkan posisi ketiga.
Kategori ganda putra menggunakan sistem round robin dalam satu grup untuk menentukan peringkat pertama hingga ketiga. Adapun ganda putri menggunakan sistem gugur atau knock out.
Atto Dominan di Tunggal Putra
Pada kategori tunggal putra, Artanto Kharisma Putra (Atto) tampil dominan. Ia berhasil melewati seluruh lawannya hingga melaju ke partai final menghadapi Harisman.
Pertandingan final berlangsung menarik dengan saling kejar poin dan beberapa kali terjadi deuce. Atto mengandalkan servis keras ke sudut dalam maupun luar lapangan yang kerap menghasilkan service ace. Permainannya juga ditunjang reli panjang dengan strategi yang terukur.
Sementara itu, Harisman menerapkan pola bertahan dengan mengandalkan permainan net menyilang, pukulan drive spin, slice, serta sesekali forehand keras menyilang.
Setelah melalui pertandingan yang cukup ketat, Atto akhirnya keluar sebagai Juara I dengan skor 6-4. Harisman menempati posisi Juara II.
Sementara itu, Juara III diraih Bamban Nugraha (Banu) setelah mengalahkan Bagoes Rinthoadi (Bagoes) dengan skor 6-3.
Bagoes–Harisman Kuasai Ganda Putra
Pada kategori ganda putra, pasangan Bagoes Rinthoadi (Bagoes) dan Harisman tampil meyakinkan di partai final. Mereka berhasil mengalahkan pasangan Artanto Kharisma Putra (Atto) dan Rd. Moch. Gun Gun Gunanjar (Gun) dengan skor telak 6-1.
Hasil tersebut mengantarkan Bagoes/Harisman sebagai Juara I, sedangkan Atto/Gun menempati Juara II.
Adapun Juara III diraih pasangan Bamban Nugraha (Banu)/Hendy setelah mengalahkan pasangan Fajar/Rivan dengan skor 6-0.

Persaingan Sengit di Ganda Putri
Kategori ganda putri menjadi salah satu pertandingan paling menarik dalam turnamen ini. Sejak babak penyisihan hingga partai final, persaingan berlangsung ketat dengan sejumlah pertandingan yang harus ditentukan melalui selisih tipis.
Pada Grup A, pasangan Aling/Elji berhasil mengalahkan Desy Agustina/Ira Nirmala Royadi dengan skor 6-5. Sementara itu, pasangan Feny Cita Apsari/Ria Junee Sari menang meyakinkan 6-0 atas Zammoya Qinerva Rosjid/Nisa Risvania.
Kedua pasangan pemenang kemudian bertemu di babak perempat final. Dalam pertandingan tersebut, Aling/Elji berhasil mengatasi perlawanan Feny/Ria dengan skor 6-2. Keduanya pun melangkah ke babak berikutnya sebagai pemenang Grup A.
Di Grup B, pasangan Vega Mareta/Zatha tampil impresif dengan mengalahkan Leni Lestariah/Isteri Hasna Septiani tanpa balas, 6-0.
Sementara itu, pertandingan antara Lisna Wati Sukirman/Gustinike Arinda Putri melawan Dinda Aprilianty/Ghefira berlangsung ketat. Setelah saling mengejar poin, Dinda/Ghefira akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 6-5.
Pada babak perempat final, Vega Mareta/Zatha kembali menunjukkan permainan solid dengan mengalahkan Dinda Aprilianty/Ghefira 6-4. Kemenangan tersebut memastikan langkah mereka ke partai final.
Partai puncak mempertemukan Aling/Elji dengan Vega Mareta/Zatha. Kedua pasangan menyuguhkan pertandingan sengit dengan saling mengejar angka hingga akhir laga.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut, Aling/Elji akhirnya memastikan gelar Juara I setelah menang tipis 6-5 atas Vega/Zatha yang harus puas menempati Juara II.
Sementara itu, posisi Juara III diraih pasangan Feny Cita Apsari/Ria Junee Sari setelah mengalahkan Dinda Aprilianty/Ghefira dengan skor 6-2.
JBN Cup, Ajang Silaturahmi dan Kebugaran Insan Pers
Ketua Panitia, Moch. Gun Gun Gunanjar (Gun), mengatakan bahwa turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara jurnalis dan mitra Jurnalis Bela Negara.
Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan kebugaran insan pers. Lebih dari itu, pertemuan di lapangan tenis menjadi kesempatan untuk saling mengenal dan membangun hubungan yang lebih erat.
“Hal yang menggembirakan bagi kami adalah bisa bertemu dengan rekan-rekan jurnalis serta mitra seprofesi di lapangan tenis. Ini hal yang baik demi saling mengenal di antara kita,” ujar Gun Gun di sela-sela kegiatan.
Apresiasi juga disampaikan pasangan Aling/Elji, peraih Juara I kategori ganda putri. Mereka menilai Turnamen JBN Cup 2026 menjadi wadah positif untuk menguji kemampuan sekaligus memperluas pertemanan, khususnya bagi kaum perempuan yang menyukai olahraga tenis lapangan.
Mereka berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan penyelenggaraan yang semakin baik dan pertandingan yang semakin menarik.
“Selamat dan sukses selalu untuk Jurnalis Bela Negara. Kegiatan positif seperti ini harus terus ditingkatkan demi manfaat bersama, agar kita tetap sehat dan bugar,” ungkap mereka.
Melalui JBN Cup 2026, semangat Sumpah Pemuda tidak hanya diperingati melalui seremoni, tetapi juga diwujudkan lewat kebersamaan, sportivitas, dan persaudaraan. Sebuah pesan sederhana bahwa persatuan dapat tumbuh bukan hanya di ruang redaksi, tetapi juga di lapangan olahraga.
(HS & RD/R)
BACA JUGA: Serap 600 Tenaga Kerja Lokal, Menpar RI Resmikan EIGER Nature di Megamendung

