Ming. Okt 25th, 2026

Madam Hoek dan Mahjong, Turnamen dan Belajar Mahjong di Bandung

ALGIVON.ID – Madam Hoek menghadirkan ruang bermain dan belajar Mahjong. Berpadu dengan pengalaman kuliner di Kota Bandung. Di bangunan ART Deco yang yang berlokasi di Jl. Kelenteng No. 54 Bandung ini pun berkembang kini ada komunitas aktif bermain Mahjong. Hingga akhrirnya menggelar mini turnamen Mahjong vol. 1, Sabtu, (24/10/26).

Terkini, permainan Mahjong semakin menarik perhatian masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Bandung.

Menurut Sylvie pemilik dan pengelola Restoran Madam Hoek Bandung, ide menghadirkan Mahjong berawal dari mencari cara kreatif untuk menarik pengunjung. Agar datang dan menikmati makanan serta minuman yang ditawarkan.

“Awalnya karena kondisi ekonomi yang cukup sulit, terutama bagi bisnis UKM, restoran, dan kuliner. Saya memberanikan diri memulai Mahjong dengan harapan para pemainnya bisa datang untuk makan dan minum di tempat kami,” ungkapnya disela-sela turnamen.

Pada tahap awal, Madam Hoek mulai memperkenalkan permainan Mahjong melalui media sosial, seperti Instagram, TikTok, dan Threads. Respons pengunjung perlahan meningkat. Sejumlah tamu yang datang mulai menanyakan permainan tersebut, bahkan ada yang secara khusus ingin belajar dari nol.

Sylvie melihat antusiasme pengunjung mulai menunjukkan perkembangan positif setelah beberapa minggu berjalan. Memasuki pertengahan September, aktivitas Mahjong dinilai turut membantu meningkatkan minat kunjungan ke Madam Hoek.

Kelas Mahjong bagi Pemula

Salah satu daya tarik Madam Hoek, yakni kesempatan bagi masyarakat yang belum pernah bermain Mahjong untuk belajar secara langsung.

Sylvie akui, awalnya juga tidak memiliki kemampuan bermain Mahjong. Untuk mengembangkan program tersebut, ia bekerja sama dengan dua pelatih yang memiliki spesialisasi berbeda, yakni Chinese Mahjong dan Riichi Mahjong dari Jepang.

Kelas belajar bagi pemula dijadwalkan setiap Senin dan Rabu malam. Pengunjung cukup melakukan pembelian makanan dan minuman dengan minimum transaksi Rp77.000,-. Guna mendapatkan kesempatan belajar Mahjong tanpa biaya tambahan.

Skema ini juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk bermain selama sekitar tiga hingga empat jam. Sesuai ketentuan yang berlaku di Madam Hoek.

Seiring meningkatnya minat masyarakat, kegiatan belajar tidak lagi terbatas pada jadwal kelas. Pengunjung yang datang di luar jadwal, tetap dapat memperoleh kesempatan belajar dengan pendampingan pengelola maupun kru yang sudah terlatih.

Madam Hoek juga menyediakan informasi jadwal bermain bersama (mabar) melalui grup WhatsApp dan media sosial. Dengan demikian, calon pengunjung dapat mengetahui waktu bermain sekaligus mencari teman untuk bergabung di meja Mahjong.

Bagi pengunjung yang datang sendiri atau hanya berdua, tidak perlu khawatir kesulitan mencari lawan bermain. Pengelola dan kru Madam Hoek siap membantu melengkapi pemain agar satu meja dapat diisi empat orang, sesuai format permainan Mahjong.

Komunitas Mahjong Madam Hoek 

Perkembangan program Mahjong di Madam Hoek tidak hanya terlihat dari aktivitas bermain di lokasi. Namun juga dari terbentuknya komunitas yang semakin aktif.

Dalam kurun waktu sekitar dua bulan, grup WhatsApp komunitas Mahjong Madam Hoek sudah memiliki sekitar 116 anggota. Grup tersebut menjadi sarana berbagi informasi jadwal bermain, berdiskusi tentang permainan, hingga bertukar kabar mengenai kompetisi Mahjong di tempat lain.

Sylvie menilai perkembangan kemampuan para pemain menjadi salah satu alasan untuk memperluas kegiatan komunitas melalui turnamen.

Menurutnya, sejumlah anggota yang awalnya pemula kini mulai memahami mekanisme permainan dan mampu melakukan penghitungan poin. Perkembangan itu mendorong Madam Hoek untuk menggelar kompetisi sebagai bagian dari upaya membangun komunitas yang lebih terarah.

“Kompetisinya mini turnamen yang diadakan setiap bulan dengan kapasitas awal 16 peserta. Selanjutnya ada kompetisi setiap empat bulan sekali, untuk mempertemukan para pemenang dari beberapa seri mini turnamen bulanan sebelumnya,” jelas Sylvie.

Komunitas Mahjong di Bandung Meningkat

Berkembangnya Mahjong di Madam Hoek turut mencerminkan meningkatnya minat terhadap permainan ini di Bandung.

Selain di sini, kata Sylvie, terdapat sejumlah komunitas dan tempat yang menjadi wadah bagi penggemar Mahjong.

“Di antaranya komunitas YDSP Parahyangan, Jalan-Jalan Mahjong, serta Nakama di kawasan Mekarwangi. Aktivitas Mahjong juga mulai ditemukan di sejumlah tempat hiburan dan lokasi berkumpul lainnya,” sebutnya.

Setiap tempat memiliki pendekatan yang berbeda dalam membangun komunitas. Mulai dari jadwal bermain, fasilitas, hingga metode pembelajaran bagi pemula.

Madam Hoek memilih menggabungkan aktivitas Mahjong dengan konsep restoran yang menawarkan makanan dan minuman harga terjangkau. Lokasinya di tengah kota dengan menghadirkan suasana perpaduan nuansa Tionghoa dan Belanda.

Sylvie sebut, pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari Bandung. Sejumlah pemain dari luar kota juga pernah berkunjung. Termasuk tamu dari Medan dan Jakarta. Mereka datang berkat informasi dari konten di Threads dan TikTok.

Mahjong sebagai Permainan Rekreasi

Di tengah meningkatnya popularitas Mahjong, permainan ini terkadang masih dikaitkan dengan aktivitas perjudian. Sylvie menyadari adanya persepsi tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya menerapkan aturan yang melarang perjudian di lokasi.

“Sebelum menjalankan program Mahjong, saya telah menyampaikan rencana kegiatan kepada pihak lingkungan setempat, termasuk Polsek serta pengurus RT dan RW,” tegasnya.

Untuk menjaga kegiatan tetap berfokus pada permainan dan pembelajaran, Madam Hoek memilih sistem pencatatan poin. Menggunakan papan tulis, kertas, atau aplikasi yang dibuat oleh salah satu anggota komunitas.

Di sini tidak menggunakan sistem keping atau chips sebagai metode pencatatan. Pendekatan ini dipilih Sylvie, agar pemain dapat berfokus mempelajari aturan, strategi, dan penghitungan poin Mahjong.

Sekaligus menghadirkan ruang bermain yang nyaman bagi masyarakat yang mau mengenal Mahjong sebagai aktivitas rekreasi dan sosial.

Dukung Anak Muda Main Mahjong

Selain membangun komunitas umum, Madam Hoek juga melihat peluang untuk memperkenalkan Mahjong kepada kalangan anak muda, termasuk mahasiswa.

Madam Sylvie menyebutkan, sejumlah mahasiswa yang berkunjung telah diajak untuk belajar dan mengenal permainan Mahjong. Upaya pengenalan pun diarahkan ke lingkungan pendidikan melalui kerja sama dengan pelatih Riichi Mahjong.

Salah satu tujuan yang ingin dikembangkan, yaitu membuka kesempatan bagi pemain muda Indonesia. Guna meningkatkan kemampuan, mengikuti kompetisi, dan berpotensi berpartisipasi dalam ajang internasional.

Variasi Mahjong

Mahjong sendiri memiliki sejumlah variasi, seperti Chinese Mahjong dan Riichi Mahjong dari Jepang. Keduanya menggunakan ubin dengan karakteristik serupa. Tetapi memiliki perbedaan dalam aturan, pola permainan, serta sistem penghitungan poin.

Dalam Chinese Mahjong, satu set umumnya terdiri atas 144 ubin, sedangkan Riichi Mahjong umumnya menggunakan 136 ubin. Perbedaan aturan itu menjadi bagian dari materi yang dipelajari pemain ketika mulai mendalami variasi Mahjong yang berbeda.

Informasi Bermain Mahjong di Madam Hoek

Bagi masyarakat yang ingin mencoba Mahjong untuk pertama kali, restoran ini membuka kesempatan untuk belajar dengan pendampingan. Informasi jadwal bermain bersama, kelas pemula, dan kegiatan komunitas bisa dicek di media sosial Madam Hoek atau menghubungi kontak yang tercantum di Google.

Dengan minimum pembelian makanan dan minuman Rp77.000, pengunjung dapat menikmati kesempatan bermain sesuai ketentuan yang berlaku tanpa biaya tambahan. Jadwal kelas pemula setiap Senin dan Rabu malam. Sementara jadwal bermain bersama pada hari lainnya diinformasikan melalui grup WhatsApp dan media sosial.

Harapannya, kegiatan tersebut dapat terus berkembang, bukan hanya sebagai cara untuk menarik kunjungan ke restoran. Melainkan juga sebagai ruang berkumpul, belajar, dan membangun relasi antarpenggemar Mahjong.

BACA JUGA: Bandara Husein Bandung Buka Lagi & Layani Jet, Garuda Rute Denpasar On Lagi

Related Post