Ming. Apr 19th, 2026

Warga Bingah Sambut Ramadan Fest 2026 Masjid Agung Bandung – Kapan Menara Bisa Dinaiki Lagi?

ALGIVON.ID“Nah, begitu dong. Kami sambut dengan bingah (gembira) nih. Biar anak saya termasuk kami  orang tuanya, insya Alloh akan ikut meramaikannya,” papar Neni Suparni (36) warga Kosambi Bandung. Sore itu (17/2/2026) Neni Suparni dan kedua putrinya yang beranjak dewasa sedang berjalan-jalan di pelataran Masjid Agung Bandung yang bersebelahan dengan area lapangan rumput sintetis alun-alun.

“Sayang nih, hari ini lapangan sintetis ini tidak dibuka. Tetapi mungkin saat ramadhan akan dibuka lagi, kan mau ada Ramadhan Festival ya tahun ini?” tambah Suparni dengan penh antusias – ”Kalau bisa di mesjid ini, kapan menara bisa dinaiki lagi?”

Perjumpaan penulis dengan warga secara random pada sore itu di Masjid Agung Bandung yang tercatat dibangun sejak 1810, dan telah mengalami lebih dari 8 kali perombakan pada abad ke-19, serta lebih dari 5 kali pada abad ke-20 , tepatnya pada 2026 ini ada rencana besar menggelar Ramadan Festival 2026.

Ketua Nadzir Masjid Agung Bandung, Roedy Wiranatakusumah di ruang kerjanya sedang menunjukkan dokumentasi foto Masjid Agung Bandung dariasa ke masa. Foto: Harri Safiari

“Anggaplah ini penanda kebangkitan kembali agenda syiar Ramadan yang dulu rutin digelar, sekaligus menjadi program percontohan bagi masjid-masjid di wilayah Bandung Raya,” papar Ketua Nadzir Masjid Agung Bandung, Roedy Wiranatakusumah, dalam konperensi pers di ruang rapat masjid ini (17/2/2026).

Masih kata Roedy Wiranatakusumah yang berjanji akan membenahi menara mesjid hingga lift bisa dinaiki lagi ,“sebelumnya 11 tahun yang lalu kita tidak pernah mengadakan Ramadan Fest atau Ramadan Festival, jadi ini kick off, dimulainya di sini.”

Lebih jauh ungkap Roedy yang mulai merintis kerja sama selain dengan berbagai pihak di dalam negeri, juga sedang dijajagi kerjasama dengan ‘DKM’ Mesjid besar di berbagai negara muslim, “bila memungkinkan akan dijalin kerjasama dengan mesjid kerajaan Kesultanan Brunei yang terletak di Bandar Seri Begawa, juga mesjid besar lainnya.”

Para pegiat UMKM di seputar Masjid Agung Bandung, menyambut bingah atas rencana dihidupann kembali Festival Ramadhan 2026. Foto: Harri Safiari
Suasana disamping Masjid Agung Bandung pada Selasa (17/2/2027). Foto: Harri Safiari
Aneka Kegiatan itu

Sekedar info untuk keluarga seperti Neni Suparni yang penulis temui di pelataran Mesjid Agung Bandung yang punya kapasitas untuk sekitar 13.000 orang, dan terletak di sebelah timur alun-alun Bandung, khusus untuk Ramadan Festival 2026 akan diisi aneka rangkaian kegiatan di dalam maupun di luar.

Rencana kegiatan di dalam masjid, di antaranya tadarus, kuliah subuh, pesantren kilat, hingga kegiatan kajian rutin selama Ramadan.

Yang khas dalam jalinan kerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung, ini  sesuai permintaan Wali Kota: seluruh camat dari 30 kecamatan di Kota Bandung, bergiliran hadir setiap hari untuk ikut memakmurkan masjid selama Ramadan.

Kabar gembira lainnya, panitia akan menyiapkan program buka puasa bersama dengan kapasitas sekitar 1.000 orang per hari. Sedangkan untuk kegiatan di luar mesjid yakni di sekitar selasar Masjid Agung Bandung: akan didirikan panggung hiburan, mulai dari lomba menggambar anak-anak, permainan keluarga, hingga penampilan musik bernuansa religi.

Lainnya, dalam hal pemberdayaan ekonomi, akan dilibatkan pelaku UMKM.

“Sekitar 20 sampai 30 UKM akan hadir, yang juga menjadi binaan Masjid Agung Bandung,” kata Roedy yang meyakini hal ini akan berpotensi mendongkrak aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor informal.

Terbuka Peluang  Sponsorship dan Kolaborasi

Yang cukup menarik dalam konperensi pers ini, Roedy mengajak berbagai pihak untuk ikut terlibat dalam penyelenggaraan Ramadan Festival, baik dari segi tenaga, program, maupun dukungan sponsorship. Ia berharap perbankan syariah serta perusahaan – perusahaan dapat berpartisipasi agar kegiatan tersebut dapat berlangsung maksimal dan berkelanjutan.

Pada kesempatan ini, Roedy sempat menyebut adanya dukungan dari sejumlah pihak seperti CIMB Niaga Syariah, serta kolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), termasuk rencana program sosial berbagi makanan menggunakan mobil layanan.

Penulis pada titik ini, teringat ketika berinteraksi dengan pengunjung lainnya di pelataran Mesjid Agung Bandung, di antaranya Tatang (33) seorang pegawai swasta di lingkungan jalan Dalem Kaum Kota Bandung,

“Ke depan kalau akan dihidupkan kembali Festival Ramadhan 2026 seperti yang dulu-dulu, insya Alloh masyarakat akan berduyun-duyun ke sini,” ujarnya dengan nada gembira sambil menambahkan –

”Katanya ada manajemen baru ya di Mesjid Agung Bandung ini, semoga Pak Roedy Wiranatakusumah mampu mengelolanya dengan baik.” (Harri Safiari & Rivansyah Dunda).

BACA JUGA: Satu Dekade Vakum, Bank Negeri Jiran Dukung Ramadan Fest 2026 Masjid Agung Bandung

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *