Sel. Apr 21st, 2026

Festival Asia-Africa 2024, Abah Landoeng: Belum ada undangan ke abah

Abah Landoeng (98) salah satu panitia Konferensi Asia-Africa 1955 (Foto: Rivansyah Dunda)

ALGIVON.idJelang gelaran Festival Asia- Africa (FAA) 2024 pada 6 – 7 Juli 2024 di Kota Bandung, Abah Landoeng salah satu panitia tertua Konferensi Asia-Africa belum mendapat undangan dari panitia FAA. Acara FAA yang acaranya diselenggarakan oleh Pemkot Bandung. Rencananya, FAA 2024 ini akan diramaikan oleh 31 delegasi dari benua Asia dan Afrika. Dan dari dalam negeri, bakal hadir perwakilan seni budaya dari 6 kabupaten maupun kota di Indonesia. 

Ditengah gemuruh persiapan FAA 2024, tokoh Bandung yakni Abah Landoeng yang kini berusia 98 tahun dimana setiap tahun tak pernah absen menghadiri atau diundang resmi pada peringatan Konperensi Asia Afrika (KAA) 1955 bersama saksi sejarah lainnya, yang diselenggarakan oleh ‘Gedung Merdeka’ atau resminya oleh Museum Konprensi Asia Afrika (MKAA), dirinya pada Jumat (5/7/2024) di Café Rumah Mimaw, Antapani di Kota Bandung.

“Heran saja bagi Abah, kenapa ya tak sedikit pun ada gupay-gupay nineung ke salah satu warga senior, sedikitnya mengajak Abah dan saksi sejarah KAA 1955 lainnya, turut meramaikan FAA 2024? Abah memang sudah renta. Namun, soal semangat boleh coba untuk menyemangati yang muda-muda. Masih sanggup hadir ikut merayakan FAA 2024,” ujarnya dengan nada setengah mengeluh kepada jurnalis senior Adi Raksanagara.

Masih kata Abah Landoeng yang dirinya dikenal sebagai sosok inspirator lagu balada “Oemar Bakri” yang dibawakan oleh Iwan Fals selaku salah satu muridnya kala era 1970-an di SMPN 5 Bandung,”kalau memang demikian adanya lupa kepada kami-kami, ya tak mengapa. Abah mau sendiri saja, besok melihat FAA 2024 di pinggir jalan sendirian saja,” ucapnya dengan nada.

Kemudian Abah Landoeng seperti melepaskan sesuatu yang mengganjal:”Abah mah teu ngarti, ada peringatan KAA versi Kemenlu dan KAA versi Pemkot Bandung. Menurut Abah mah KAA 1955 itu terjadi di Bandung, buat dunia dari Indonesia. Ini idenya ya dari Pak Karno (Ir. Sukarno) dan PM Ali Sastroamidjojo dkk. Momen KAA 1955, jangan sampai hilang, atau dilupakan!”

BACA JUGA: Rapat Konsolidasi Peknas Jabar, Pembina: Peran krusial organisasi jalankan program unggulan

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *