ALGIVON.ID — Free Palestine Network (FPN) Bandung Raya menggelar kegiatan donor darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jl. Aceh No. 79 Bandung, Jumat (3/7). Puluhan aktivis FPN dari berbagai wilayah Bandung Raya tampak ikut berpartisipasi.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen FPN untuk menerjemahkan semangat solidaritas terhadap rakyat Palestina ke dalam aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Sri Anggraeni, Ketua Pelaksana kegiatan.
“Selain terus menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina, FPN meyakini bahwa perjuangan membela rakyat tertindas juga harus diwujudkan melalui tindakan kemanusiaan yang dapat dirasakan oleh sesama,” jelas Sri.
Sementara itu Ketua Dewan Pakar FPN, Dr. Dina Sulaeman, yang turut hadir di kantor PMI menyebut
donor darah dipilih karena memiliki makna yang sejalan dengan nilai-nilai yang diperjuangkan FPN.
“Di tengah krisis kemanusiaan di Palestina, ribuan korban luka menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan, termasuk kekurangan pasokan darah akibat hancurnya fasilitas medis. Meskipun darah yang didonorkan hari ini akan digunakan untuk membantu pasien di Indonesia, kegiatan ini menjadi simbol kepedulian bahwa setiap nyawa manusia berharga dan harus diselamatkan tanpa memandang latar belakang,” tegas Dina.

Budayakan Kemanusiaaan, Kepedulian Sosial dan Semangat Berbagi
Lebih lanjut Dina menjelaskan, melalui kegiatan ini, FPN ingin menegaskan bahwa membela Palestina bukan hanya dilakukan melalui advokasi, edukasi, dan kampanye publik, tetapi juga dengan menumbuhkan budaya kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Free Palestine Network adalah jaringan para aktivis pro Palestina yang telah membentuk Kelompok Kerja (POKJA) di 31 provinsi di Indonesia sebagai upaya mengonsolidasikan gerakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.
Selain di Indonesia, FPN juga telah membentuk POKJA di sejumlah negara, antara lain Belanda, Amerika Serikat, Mesir, Iran, Turki, dan Malaysia.
FPN berharap kegiatan donor darah ini dapat menjadi agenda kemanusiaan yang berkelanjutan sekaligus menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk terus menebarkan manfaat bagi sesama.
“Solidaritas terhadap Palestina tidak hanya diwujudkan melalui kepedulian terhadap rakyat Palestina, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan di mana pun berada,” pungkas Dina. (HS/RD-RLS)
BACA JUGA: Perempuan Indonesia Maju Perluas Jejaring Global, Kukuhkan Pengurus PIM Amerika Serikat

