ALGIVON.ID – Relawan pendukung Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) yang tergabung dalam DGP8 (Dukung Ganjar Presiden ke-8) menginisiasi mendirikan Posko Gerakan Rakyat di 3 wilayah Kota dan Kabupaten di Jawa Barat.
Pendirian Posko Gerakan Rakyat tersebut atas respon perkembangan dilapangan di masa kampanye pada beberapa kejadian dugaan ketidaknetralan jelang Pilpres 2024. Dugaan tersebut terkait viralnya video ketidaknetralan oknum ASN Satpol PP di Kabupaten Garut Jawa Barat. Dalam video berdurasi beberapa detik tersebut memperlihatkan dukungan terhadap Capres-Cawapres tertentu. Juru bicara para oknum Satpol PP Garut itu mengaku berasal dari Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut. Tak hanya itu, sejumlah oknum TNI menganiaya dua relawan pasangan Ganjar -Mahfud MD di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Rencananya Relawan DGP8 akan mendirikan Posko Gerakan Rakyat di Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Pangandaran. DGP8 akan mendirikan Posko Gerakan Rayat peratama di Pamarican Ciamis pada 13 Januari 2024 mendatang. Posko tersebut sebagai wadah relawan Ganjar-Mahfud untuk berkontribusi dalam mengawal netralitas pilpres 2024.
Pilpres 2024 Jujur dan Adil
Kemudian terkait pendirian Posko Gerakan Rakyat tersebut, Ketua DGP8 Jabar Eka Santosa menyoroti agar Pilpres 2024 berjalan jujur dan adil.
“Insiden demi insiden terjadi dilapangan di masa kampanye ini lah yang menginisiasi Relawan DGP8 mendirikan Posko Gerakan Rakyat. Sehingga kita bersama-sama rakyat mengawal pemilu yang jujur, adil dan damai tanpa insiden yang berarti hingga bertemunya Presiden dan Wakil Presiden 2024 nanti,” ungkap Eka Santosa kepada awak media, Kamis (4/1/2023) di Bandung.
Selanjutnya, Eka Santosa mengharapkan penyelenggara pemilu bisa mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran kampanye yang terjadi. “Ibarat sepakbola kerusuhan terjadi karena wasit tidak mengambil keputusan yang adil, ” ucap Eka Santosa yang pernah menjadi anggota DPR RI itu.
Menurutnya penyelenggara pemilu harus cepat menindak pelanggaran peraturan kampanye. “Bukan hanya melakukan pengamanan, apalagi membiarkan pelanggaran terjadi, ” tambah Eka Santosa yang pernah terjun sebagai politisi di PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan).
Eka Santosa mengharapkan dengan berdirinya Posko Gerakan Rakyat bisa turut serta menjaga netralitas Pilpres 2024. “Semoga dengan adanya Posko Gerakan Rakyat ini, bisa ikut berkontribusi untuk mendidik masyarakat dalam berpolitik,” pungkas Eka Santosa.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan capres-cawapres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. KPU menetapkan kampanye mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Setelah itu KPU menjadwalkan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.
BACA JUGA: TKD Ganjar-Mahfud Minta Relawan DGP8 Fokus Program KTP Sakti

