ALGIVOID — Tepatnya pada Sabtu (7/6/2025) Jagat Aroma Bandung, sukses melakukan inovasi demi mendongkrak perekonomian melalui dunia aroma. Hal ini sesuai dengan ungkapan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar pada momen Jagat Aroma Bandung 2025.
“Ekraf hanya punya dua goals salah satu nya yaitu economy value added creation (penciptaan nilai tambah perekonomian) dan juga job creation (penciptaan lapangan kerja) dimana ketika tercipta agenda baru seperti Jagat Aroma, maka muncul juga kesempatan untuk another job creation (penciptaan lapangan kerja lain) pada ekonomi tahun ini.”
Usai memperkenalkan diri kepada publik di perhelatan lalu, Jagat Aroma yang telah dikenal sebagai wadah berkumpulnya tenant aroma, yang telah sukses mengedukasi aroma enthusiast mengenai profil maupun visi misinya dalam Jagat Aroma 2024 lalu.
Kembali, hal ini telah memberikan feedback positif, ini diakui oleh para exhibitor, eksistensi dari pameran aroma di Kota Bandung kali ini, dianggap sebagai salah satu peluang dan ajang unjuk gigi yang membaganggakan.
Beberapa brand yang hadir dalam Media Sharing yakni Bali surfers juga menambahkan bahwa “Aroma merupakan salah satu hal yang paling diingat dalam hidup kita, maka kami membuat wewangian yang memberikan stimulus dalam mendorong memori orang orang untuk mengingat bagaimana atmosfer bali, bagaimana rasanya berada di bali hanya dengan aroma yang disuguhkan oleh Bali Surfers”
Sementara itu, Paragon Group, sebagai pemain besar di industri kecantikan Indonesia, memberikan wawasan tentang pentingnya inovasi dan keberlanjutan dalam pengembangan produk aroma.
Mereka juga menyoroti peran pameran ini sebagai penghubung antara riset, teknologi, dan pasar terlebih dengan adanya brand yang bernaung di bawah Paragon group sedang ikut pameran layak nya Kahf dan juga Earth, Love, Life!
Jagat Aroma 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga dirancang sebagai ruang diskusi, lokakarya, dan laboratorium ide. Event ini akan menjadi titik temu bagi pelaku usaha, kreator, dan komunitas aroma dari berbagai daerah.
Dengan dukungan pemerintah, kolaborasi merek lokal, serta semangat inovasi, pameran tersebut diharapkan mampu menjadi simbol baru dari kekuatan ekonomi kreatif Indonesia. (HS & RD/Rls).
BACA JUGA: Pameran Aroma Terbesar Jabar, Jagat Aroma 2025 Siap Digelar

